De Bakker

5 Manfaat Kesehatan Luar Biasa dari Roti Sourdough Admin debakker May 20, 2022
5 Manfaat Kesehatan Luar Biasa dari Roti Sourdough

Apa itu roti sourdough?

Roti sourdough dianggap memiliki      rasa dan tekstur yang berbeda dan merupakan pengganti roti putih yang lebih sehat. Tetapi     di Indonesia roti      masih belum cukup dikenal. Padahal roti ini memiliki kisah sejarah yang panjang. Sourdough adalah jenis roti yang dibuat dengan kombinasi tepung dan air yang telah difermentasi selama beberapa hari. Sourdough atau adonan asam dibuat bersama lactobacilli dan ragi. Ragi liar lebih tahan terhadap kondisi asam daripada ragi roti, yang memungkinkannya bekerja sama dengan bakteri asam laktat untuk membantu adonan mengembang

Dalam istilah yang paling sederhana, sourdough      adalah roti yang dibuat tanpa ragi komersial, melainkan starter roti sebagai gantinya. Starter inilah yang membuat roti mengembang. Sourdough      dibuat terlebih dahulu (memakan waktu 5-8 hari) dan kemudian disimpan di lemari es     . Starter sourdough adalah kultur ragi dan bakteri menguntungkan yang secara alami terjadi dan dibiarkan berfermentasi selama sekitar lima hari. Sebagian dari starter, yang dikenal sebagai levain, dicampur dengan tepung roti untuk membuat sourdough.

Manfaat nutrisi dari roti sourdough

Campuran tepung atau tepung yang digunakan untuk membuat penghuni pertama akan berdampak pada profil makronutrien. Namun, bagian 100g khas (sekitar dua irisan) penghuni pertama mengandung:

  • 230kkal/974KJ
  • 8g protein
  • 7g lemak
  • 47g karbohidrat
  • 9g serat
  • 81g garam

Manfaat kesehatan dari roti sourdough

  1. Memperbaiki kesehatan usus
    Roti sourdough dibuat dengan starter fermentasi, yang mengandung mikroba bermanfaat. Mikroba hilang selama pemanggangan, tetapi serat dan senyawa tanaman tetap ada, bertindak sebagai sumber bahan bakar untuk mikroba usus. Ini membuat roti sourdough menjadi pilihan yang sangat baik untuk usus kita.
  2. Dapat membantu menjaga gula darah
    Sourdough, dengan fermentasi yang lama dan kandungan serat yang tinggi, adalah pilihan yang sangat baik untuk orang-orang dengan masalah gula darah karena tidak meningkatkan glukosa darah ke tingkat yang sama seperti roti komersial lainnya.
  3. Membantu mengurangi risiko penyakit jantung
    Eksperimen yang telah dilakukan menunjukkan bahwa diet tinggi serat dikaitkan dengan risiko penyakit jantung yang lebih rendah. Sourdough tampaknya menawarkan manfaat tambahan berkat proses fermentasi; manfaat ini tampak meningkat ketika tepung gandum hitam dari biji-bijian gandum utuh digunakan.
  4. Gampang untuk dicerna
    Roti sourdough secara tradisional dibuat dengan menggunakan kultur starter, yang terbuat dari tepung dan air. Karena proses fermentasinya yang lambat, sourdough menghasilkan peningkatan bioavailabilitas vitamin dan mineral roti. Ini juga menyebabkan pemecahan protein (termasuk gluten), membuat sourdough lebih mudah dicerna.
  5. Kaya gizi
    Penelitian menunjukkan bahwa proses fermentasi meningkatkan bioavailabilitas serat dan mineral. Ini karena senyawa alami yang ditemukan dalam biji-bijian, yang disebut asam fitat, dipecah dan ini memungkinkan kita untuk mengakses nutrisi biji-bijian dengan lebih mudah.